5 tahun yang lalu, saat pertama kali mengenal apa itu Pramuka., ternyata Pramuka itu mengasikkan..diawali dengan melihat perkemahan di Batu tepatnya di Kebun Teh saat duduk di kelas 6 SD, memberikan gambaran bahwa pramuka itu menyenangkan dan yang dikenal saat itu adalah hanya perkemahannya saja, 1 tahun setelah itu saya kelas 1SMP dan sekolah di SMPN 6 Sidoarjo ternyata kembali bertemu dengan Pramuka, saat itu di Sidoarjo ketika sedang berlibur, melihat keramaian anggota Pramuka yang sedang berkemah, berlomba dan tampaknya kawasan ini di selimuti oleh seragam Coklat dengan tenda-tenda yang berdiri tegak dan komando-komando yang tegas serta teriakan kekompakkan yang menggambarkan betapa tangguhnya Pramuka. Dengan bertemunya kembali membuat diri untuk mencoba ikut dalam keanggotaan pramuka, saat itu pembinanya adalah Kak Yoyok, beliau yang pertama kali mengajarkan apa itu PRAMUKA dan bagaimana seorang PRAMUKA, dari sinilah saya belajar dan mendapatkan ilmu tentang kepramukaan pertama kali, saat itu masih Penggalang (tingkatan anggota pramuka), ternyata memang benar-benar mengasyikkan..Heicking, Persami, Perjusami, Cerdas Tangkas kepramukaan mulai dicicipi.. Dari sini mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat dan tentunya pengalaman yang tak terlupakan, saat latihan setiap hari minggu, kemah, heicking, baris berbaris, ilmu kepramukaan penggalang, cara bertahan hidup, kemandirian, jiwa nasionalisme, organisasi, kasih sayang, rasa hormat, dan banyak lainnya yang didapatkan dari sini, dan hal yang paling berkesan adalah saat pertama kali mengikuti lomba Pramuka Wide Game Rold Boden Powel dibumi perkemahan Ragunan yang mendapatkan juara 3, lomba di SMP Sidoarjo mendapatkan juara 2,Clean Up The World di Arhanudse,.
semakin semangat untuk menggali ilmu kepramukaan. Melihat prestasi yang sebelumnya diraih oleh kakak senior, membuat diri saya dan kawan-kawan untuk bertekad kuat bersatu dan kompak mempertahankan, sedikit demi sedikit belajar dari para senior dan pelatih serta pembina, seorang pembina sekaligus pelatih yang bijaksana, tegas dan rela meluangkan waktu untuk bisa membuat kami percaya akan kemampuan diri dan tentunya selalu dalam kesederhanaan diri. Kak Deni, Kak Ade Maruli, serta kakak yang lain mengajarkan kepada kami banyak ilmu dan membuat diri lebih memiliki bekal. Tak disangka setelah masuk di dalam keluarga besar GARUDA memberikan pengalaman yang lebih dalam PRAMUKA, dengan berbagi ilmu dan pengalaman yang sudah diperoleh, memberikan kekuatan gudep GARUDA untuk lebih membumbung di BSidoarjo. Dimuali dari anggota biasa, kemudian dilantik menjadi anggota penggalang, penggalang ramu, diterima sebagiPINRU dan PRATAMA angkatan 2001, berhasil menores prestasi dalam beberapa perlombaan di Kota Surabaya, menyabet piala bergilir Walikota, memberikan semangat kami untuk lebih gigih dan rendah diri, ketika itu sebagai hadiah dan sesuai dengan masa kenaikan tingkat, kami digeladi dan dilantik sebagai Penggalang Rakit, kebanggaan bagi diri kami anggota Pramuka Sidoarjo GARUDA angkatan 2008, sungguh pengalaman yang amat membahagiakan. Kemudian pada saat prestasi yang tetap bertahan, waktu itu GARUDA berhasil masuk ke LT IV(Lomba Tingkat 4) yang sebelumnya telah lolos seleksi dari LT I, LT IIdan LT III. ketika itu disisi sela dari jenjang kenaikkan tingkat, kami berhasil kembali mempertahankan piala bergilir di perlombaan tingkat kota, dan resmi dilantik menjadi Penggalang Terap. Kebanggaan bagi kami dengan adanya kenaikkan tingkat tersebut sebab untuk memperolehnya tidak mudah melainkan butuh waktu dan keseriusannya. saat LT IV ada penyeleksian untuk angkatan bawah, karena letingan atas sudah disibukkan dengan ujian, dari angkatan 2008 saat itu duduk di kelas 2 , jadi karena kekurangan anggota dan dalam rangka itu kami ikut seleksi dan dari seleksi tersebut yang ditarik dari angkatan 2008 <photo id="2" /> adalah Prisken Octo,Adhe Zulianda dan Saya. alhamdulillah, ternyata memberikan kesempatan bagi saya pribadi untuk mengikuti event ini, selama 1 minggu berlomba, memberikan yang terbaik tetapi kami gagal untuk lolos ke LT V di Ci Bubur Jakarta, tetapi kami cukup puas telah masuk ke LT IV. Banyak pengalaman dan prestasi yang dicicipi dari GARUDA, salah satu lagi adalah mengikuti seleksi PRAMUKA GARUDA, tetapi sayang sekali kami tidak lolos, namun demikian merupakan kebanggan bagi diri kami sendiri yang bisa mewakili GUDEP GARUDA
selain itu banyak sekali pengalaman di masa Penggalang, dari mulai suka cita, duka, sedih, cinta, perselisihan, keakraban dan banyak hal lainnya yang menjadi bekal mandiri dimasa yang akan datang.
yang menjadi pengalaman suka cita adalah ketika kami berhasil mendapatkan juara umum, ketika berhasil mengalahkan secara sportif lawan-lawan tangguh dengan sifat patriotisme dan mendapatkan penghargaan dan kenaikkan tingkat dari pembina dan pelatih kami, bersatu dalam kekompakkan, berlatih bersama, bersahabat, turun dalam masyarakat dan berjiwa sosial, saling berbagi serta mengasihi.
hal yang menjadi duka adalah ketika kami tak bisa membawa piala untuk GUDEP GARUDA, semua anggota pasti merasa sedih dan kecewa tetapi menjadi semangat kami untuk merubah dan lebih giat lagi dalam segala hal,, dan yang paling duka adalah ketiika di geladi menjadi anggota penggalang, ramu, rakit, terap, mengambil selempang, tkk, dan lainnya, tetapi kenangan yang paling teringat adalah masa masa penggeladian, sebab semua berkumpul, dengan gertakan mental tanpa fisik membuat kami lebih solid dan kuat menghadapi segala persoalan,
PRAMUKA adalah pilihan ekstra bagi saya yang paling dicintai, sebab didalamnya kiita bisa menemukan banyak hal positif yang dapat membangun jiwa kita untuk lebih baik, tak ada yang melebihi kehebatan dalam kekeluargaan di dalam PRAMUKA. khususnya dalam GUDEP GARUDA, sebab semua perjuangan telah dilakukan dan menjadi abadi dalam diri anggota masing-masing yang menoreskan 1000 kenangan yang indah dalam masa-masa penggalang ini.
setelah berkelana, dan jauh dari kehidupan penggalang, rasanya ingin kembali merasakan masa-masa penggalang..tapi karna usia tak memungkinkan,jadi kami hanya bisa memberikan apa yang kami punya untuk para penggalang tangguh yang tak mudah putus asa dan selalu bertekad kuad dalam pramuka.
Alhamdulillah saat ini kembali lagi menuju GARUDA, memulai langkah baru dengan semangat lama dan bersatu bersama-sama untuk mengenang, memberikan dan menggali ilmu kepramukaan kembali di KWARDA SIDOARJO, dan kami para alumni GARUDA bertekad untuk membangkitkan kembali semangat GARUDAyang setelah beberapa tahun ini vakum dan mulai redup tapi takkan pernah hilang dalam peredaran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar