Sabtu, 29 Oktober 2011

Sakit Hati ???



18MAY
Love, Faith, and Hope

hebat ya..
sekarang kita bisa menertawai masa lalu..
coba diinget-inget dulu, pas lagi dalam masa itu.
sakitnya, gak bisa nerimanya.
-teman yang tak mau saya sebut namanya-
Jumat malam kemarin, saya bercerita seru dengan teman-teman chatting saya.
Bukan cerita seru sih, lebih tepatnya cerita tentang perasaan yang lagi sedih, lagi sebel, lagi ngambek dsb.
Sedih, sebel, ngambek dalam suatu ‘in relationship‘ antara perempuan dan laki-laki.
Bahasa gampangnya, sakit hati.
Yaaa dari dibohongi, dikhianati, dipermainkan, ga terbalas cintanya  dan sebagainya sebagainya.
Saat itu saya hanya jadi penyimak cerita mereka. Yaa ikutan curcol dikit-dikitlah.
Saya cuma bisa bilang begini ;
Yaaa nikmatin aja, kata temen-temen gw si “enjoy terussssss”. Ntar disaat kita lagi ga suka siapa-siapa, kangen juga si sama perasaan kaya’ gitu. Ntar suatu saat, juga bakal ada kok orang yang bener-bener tepat buat kita. *gilaaaa sok bijak abis gw*.
Well, that’s a life.
Your life won’t stop just because he/she makes a BIG BLACK HOLE in your heart.
Someday, you’re gonna find someone who might treat you very well. Trust me!
Dan, bener banget sama apa yang dibilang teman saya di kutipan awal cerita ini. Beberapa waktu kemudian, kita mungkin bisa hebohnya cerita soal masa lalu kita saat kita sakit hati. Cerita bagaimana dulunya mereka melakukan hal yang buat kita sedih, kesal, marah, bahkan menangis sekalipun. Tetapi saat kita sudah melaluinya, kita tidak lupa bercerita  sambil tertawa cekakak-cekikik mentertawakan kebodohan atau kepolosan kita saat itu.
p.s : saya tidak lagi dalam keadaan sakit hati. Saya hanya terinspirasi sama cerita teman-teman saya 

Putus Lagi Cintaku


Putus lagi cintaku, putus lagi harapan ini biar tak mengapa…rela..rela..rela aku relakan. Lagu yang sangat populer yang pernah menjadi hits di era 90 an. Dexter masih terngiang dengan lagu ini saat menikmati kesendirian di dalam kamar mandi. Masa kamar mandi berdua. Masih nggak terima dengan tayangan televisi kemaren saat KD dan Ramos bermesraan di televisi, sambil ciuman lagi. Ampunn,…mencak-mencak kaya orang gila rasanya. Ko bisa ya, dibalik kesetiaan Anang (cerai) dan masih adanya hubungan Ramos dan istrinya mereka berani melakukan tindakan seperti itu.
Lah, itu mah wajar bila di telaah dari garis belakang orang-orang yang merasa ingin lebih baik buat mereka. Nah kalao hubungan putus karena masalah foto dan tempat kerjaan, jadinya kan lucu. Janji di sebuah malam diatas gunung sambil menikmatin pemandangan kota, seorang pemuda dan kekasihnya berikrar, kita akan setia meskipun badai menghadang. Saling mengingatkan..bla..bla..dan banyak lagi
Inilah yang terjadi dengan dexter. Dexter yang merasa hidupnya telah sempurna mengira ini akan menjadi akhir petualangan cintanya yang dicari selama ini. dexter putus cinta, sambil geleng-geleng dengar lagu keong racun yang menjadi hits seantero jagad raya Indonesia terutama dunia online. Dan lucunya putusnya karena dexter minta foto lewat MMS yang ingin tahu apakah kekasihnya bekerja dengan bahagia. Mau di support gitu.
Padahal barusan kemaren, cerita sama ibu kantin di kampus. Ini loh bu, kekasih saya..tinggi,cantik dan setia. Dengan logat bahasa jawanya, pura-pura menggerti dexter bangga mendengar ucapn para ibu kantin yang ramai mengerubungin dexter dengan laptonya.. Lnamun, …tiba-tiba *malamnya dan beberapa hari kemudian
Tiba-tiba apa? Dexter dikatain terlalu misteius dan gila…protektif katanya, nggak mengerti mengenai kekasihnya. Waduhh…kalau selingkuh, nggak boleh keluar rumah mungkin alasan tepatnya boleh gitu. Tapi nasi udah jadi bubur, dengan segenap jiwa dan raga, dexter rela di putus hanya karena sebab itu. Dexter dikira nggak mau mengerti soal kekasihnya.
Lucu banget kalao lihat orang putus cinta, ingat lupus jadinya, nggak mau keluar kamar, tampang kucel, nggak nafsu makan dan sebagainya. Mudahan dexter nggak mengalami trauma psikis seperti itu. Hidup nggak berhenti sampai disitu. Ini gara-gara foto. Dubrak..gaya boboho jatuh. Ko bisa ya? Padahal seantero jagad dunia online dan blogger, dexter terkenal dengan kekasihnya yang baik hati. Dunia memang kejam. Yang nikah aja bisa cerai, sahabatku yang pacaran 6 tahun bisa putus, lah dexter,,..manyun…biasa aja tuh…padahal tadi malam nangis nggak karuan. Tapi air mata seember nggk bisa mengembalikan kekasihnya yang sibuk dengan dirinya sendiri.
Inilah akhir perjalanan cinta seoranga blogger. Hanya bisa diam di depan komputer. Tambah malas pulang kampung jadinya, nggak punya rumah sudah disana. Nggak dianggap anak sama ortu sendiri dan nggak ada kekasih yang menanti, dubrakkk…sabar-sabaar..coba bangun dari bawah meja dulu dex. Disaat begini, hanya blog saja yang bisa jadi tempat curhat. Mamah pulang kampung, nggak ngurus adik2, beliau gimana ya? Jadi kangen, mudahan saat ketemu ntar wajah dexter nggak memerah karena ingin nangis. Maaaa…
Nulis pesan dikit buat kekasihku;
Aku memang nggak seperti kamu, nekat, berkorban, dan selalu memberi materi.
Aku bukan orang kaya, yang seperti dikatakan sahabat kamu, disaat kamu kesulitan aku nggak bisa mmberikan apapun (ayahmu sakit, adikmu butuh uang buat sekolah). Lah, aku aja orang miskin, hidup di kota orang aja dibiayain hingga celana dalam ku dibelikan keluarga sahabatku.
Aku bukan laki-laki sempurna. Udah tahu pendek dan ngeselin.
Aku ..aku…lupa.
Mudahan kamu mendengar teriakan ku ini..maling kali,
Aku laki-laki, bila seorang memutuskan duluan artinya dia yang nggak sayang. Jadi aku diputus, berarti aku masih sayang banget dunk. Masih!!! Bawelll.
Maaf, aku nggak bisa membawa mu ke plaminan pernikahan yang pernah kita sepakati. Maklum masih muda.
Tankz ya.

Jumat, 28 Oktober 2011

Kedewasaan yg masi jauh .... -,-

Kadang gua gak lepas dari sedih yah.. Banyak orang yang bilang kalo gua seneng2 aja hidupnya. Padahal setiap orang kan punya masalahnya sendiri2 yah !!!
Mungkin memang gua belum dewasa yah, gua kurang mengerti dengan orang dewasa yang kadang berpikir terlalu kompleks. Kalo seandainya semua orang dewasa bakalan berpikir dengan cara seperti itu, gua memilih gak menjadi dewasa selamanya deh!!
Padahal kalo gua pikir intinya satu deh, kesabaran. Yah walaupun pada implementasinya sendiri sangat susah buat sabar kalo kita lagi sedih ataupun lagi dapet masalah.
Gua bisa terima kalo ada yg bilang gua cuma bisa becanda, ketawa dan kadang gak mau mikirin masalah. Tapi mau gimana lagi, itulah gua, gua harus sebisa mungkin membahagiakan diri gua sendiri. Kalo bukan diri gua sendiri yang ngebahagiain diri gua sendiri ya mau siapa lagi, gak ada kan?
Walaupun gua masih belum dewasa tapi gua belajar dari kesalahan dan masalah yg telah menimpa gua, bahwa setiap masalah pada akhirnya juga akan terselesaikan tapi ya dengan usaha kita sendiri loh! Mungkin kedengerannya terlalu naif yah!

Setiap orang bermasalah, gua bermasalah bahkan gua ngerasa punya masalah yg gede banget dan memang harus gua yang nyelesainnya. Tapi apa iya kalo gua bermasalah harus menyakiti perasaan orang lain ataupun membuat orang lain ngerasa gak enak? Misalnya kalo gua bermasalah trus gua harus marah2 atau pasang tampang jutek dan yg paling simple adalah mendadak cuek sama orang. Padahal itu orang deket. Gak mau kan digituin???
Intinya kalo punya masalah dibagilah dan diceritakan, walaupun kadang kita tidak bisa membantu tapi setidaknya lega dan kita yg diceritakan merasa dianggap dan dibutuhkan.

Buat yg lagi dapet masalah, INGAT!!! Masalah bukan cuma kita yang mengalami, banyak yang merasakan kepahitan daripada yg kita alami!!!!
Semangatttt !!!!!!!!!

Note: Buat yang ngerasa sedikit terganggu dengan pola pikir gua dalam menghadapi masalah jangan protes yah, wajarin aja lah karena emang gua belom dewasa seperti kalian!

Kue Lumpu "Muda-Mudi" Khas Sidoarjo

SIDOARJO tidak hanya terkenal dengan semburan lumpur panas, tapi juga jajanan yang tak kalah terkenalnya, yaitu kue lumpur bakar. Jajanan khas Sidoarjo ini menawarkan sensasi Sembilan rasa yang pasti bikin ketagihan.

Ada baiknya bila Anda berkunjung ke kota Sidoarjo, coba cicipi jajanan kue lumpur bakar aneka rasa. Di samping melihat fenomena semburan lumpur Lapindo, ada pula lokasi pembuatan kue lumpur “muda mudi” yang berada di Jalan Hangtua No. 45 Sidoarjo, Jawa Timur.
Adalah Subakir (50) salah seorang pembuat dan penjual kue lumpur bakar. Usahanya berawal lima tahun lalu, tepatnya dua bulan sebelum semburan lumpur panas Lapindo yang terjadi pada 29 mei 2006. Bermodal ketekunan, usaha Subakir dari hari ke hari mengalami kemajuan pesat.
Pria paruh baya pun berinovasi menciptakan kue lumpur bakar aneka rasa agar jajanan yang diproduksi beda dengan yang lain, apalagi kebanyakan pengusaha kue lumpur di Sidoarjo hanya memiliki satu rasa. Berkat buah pemikirannya, Subakir menciptakan kue lumpur bakar aneka rasa, antara lain rasa biasa, kelapa muda, udang, daging, durian. kacang hijau, dan lainnya.

Adapun proses awal pembuatan kue lumpur bakar, yaitu mencampur bahan baku tepung terigu, gula, santan, telur, vanili, dan air menjadi satu adonan yang siap dicetak. Siapkan pula cetakan kue lumpur di atas pemanas.

Sebelum mengisinya dengan adonan, beri minyak terlebih dahulu pada cetakan. Setelah cetakan terisi penuh, beri bara arang di atasnya yang berfungsi mengembangkan adonan.

Dalam satu hari, Subakir dibantu istri dan saudaranya bisa memroduksi kue lumpur bakar mencapai 3000 buah. Bahkan pada Sabtu dan Minggu, kue lumpur produksinya meningkat hingga 4500-5000 buah karena banyak pesanan dan untuk melayani wisatawan dari luar daerah.

Harga yang ditawarkan variatif, misalnya harga kue lumpur biasa Rp1.250 per buah sedangkan harga kue lumpur rasa kelapa muda Rp1.500, untuk rasa udang, daging, durian biasanya Subakir mematok harga Rp5.000 per buah. Dan untuk rasa khusus, pemesanan biasanya harus minimal 100 buah.
Pelanggan kue lumpur Subakir rata-rata memberi penilaian puas setelah mencicipi kue lumpur bakar aneka rasa ini. Di samping halus dan gurih, yang terpenting dalam proses pembuatannya tidak mengunakan bahan kimia dan pengawet. Jadi, aman bagi kesehatan pengonsumsi. Kue lumpur bakar aneka rasa tahan sampai 3 hari dan rasanya tetap terjamin enak.

Mengingat kembali Sumpah Pemuda

SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSAJANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928


Teks Soempah Pemoeda dibacakan pada waktu Kongres Pemoeda yang diadakan di
Waltervreden (sekarang Jakarta) pada tanggal 27 - 28 Oktober 1928 1928.

Panitia Kongres Pemoeda terdiri dari :

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekretaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Sjarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Celebes)
Pembantu IV : Johanes Leimena (yong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe'oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :

1.Abdul Muthalib Sangadji
2.Purnama Wulan
3.Abdul Rachman
4.Raden Soeharto
5.Abu Hanifah
6.Raden Soekamso
7.Adnan Kapau Gani
8.Ramelan
9.Amir (Dienaren van Indie)
10.Saerun (Keng Po)
11.Anta Permana
12.Sahardjo
13.Anwari
14.Sarbini
15.Arnold Manonutu
16.Sarmidi Mangunsarkoro
17.Assaat
18.Sartono
19.Bahder Djohan
20.S.M. Kartosoewirjo
21.Dali
22.Setiawan
23.Darsa
24.Sigit (Indonesische Studieclub)
25.Dien Pantouw
26.Siti Sundari
27.Djuanda
28.Sjahpuddin Latif
29.Dr.Pijper
30.Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
31.Emma Puradiredja
32.Soejono Djoenoed Poeponegoro
33.Halim
34.R.M. Djoko Marsaid
35.Hamami
36.Soekamto
37.Jo Tumbuhan
38.Soekmono
39.Joesoepadi
40.Soekowati (Volksraad)
41.Jos Masdani
42.Soemanang
43.Kadir
44.Soemarto
45.Karto Menggolo
46.Soenario (PAPI & INPO)
47.Kasman Singodimedjo
48.Soerjadi
49.Koentjoro Poerbopranoto
50.Soewadji Prawirohardjo
51.Martakusuma
52.Soewirjo
53.Masmoen Rasid
54.Soeworo
55.Mohammad Ali Hanafiah
56.Suhara
57.Mohammad Nazif
58.Sujono (Volksraad)
59.Mohammad Roem
60.Sulaeman
61.Mohammad Tabrani
62.Suwarni
63.Mohammad Tamzil
64.Tjahija
65.Muhidin (Pasundan)
66.Van der Plaas (Pemerintah Belanda)
67.Mukarno
68.Wilopo
69.Muwardi
70.Wage Rudolf Soepratman
71.Nona Tumbel

Catatan :
Sebelum pembacaan teks Soempah Pemoeda diperdengarkan lagu"Indonesia Raya"
gubahan W.R. Soepratman dengan gesekan biolanya.

1. Teks Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 bertempat
di Jalan Kramat Raya nomor 106 Jakarta Pusat sekarang menjadi Museum Sumpah
Pemuda, pada waktu itu adalah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie
Kong Liong.
2. 2. Golongan Timur Asing Tionghoa yang turut hadir sebagai peninjau
Kongres Pemuda pada waktu pembacaan teks Sumpah Pemuda ada 4 (empat) orang
yaitu :
a. Kwee Thiam Hong
b. Oey Kay Siang
c. John Lauw Tjoan Hok
d. Tjio Djien kwie

Selasa, 25 Oktober 2011

Kampung Halaman Tinggal Kenangan

Semasa aku kecil, aku hidup di desa yang begitu tentram, damai dan penuh kebahagiaan, meskipun aku belum bisa berfikir secara dewasa, tapi aku bisa merasakan. kalau kebahagiaan itu ada di kampung halamanku. Kini hari demi hari, bulanpun silih berganti aku beranjak tumbuh dewasa. Kehidupan pun  semakin berkembang, kampung halamanku semakin maju. Jalan yang dulunya penuih dengan kerikil-kerikil tajam . sungai yang penuh dengan kotoran. Kini telah berubah menjadi sebuah pemandangan yang indah dan bersih unjtuk dirasakan, sungguh aku bahagia mempunyai tempat tinggal di kampungku.

Kini tahun pun telah berganti tahun kampung halamanku mulai terkoyak dengan adanya industri, satu demi satu bangunan industri didirikan bahkan sedikit demi sedikit penghijauan mulai berkurang, sawah ladang telah berubah menjadi sebuah bangunan. Udaranya yang dulu terasa sejuk, kini telah berubah menjadi panas tercampur dengan asap industri. Saat itulah tepatnya tahun 2006 masuk lagi sau industri yang cukup besar dengan PT. LAPINDO dan awal berjalannya pekerja PT.LAPINDO, membawa suatu dampak yang cukupo panas, banyak sudah terjadi keributan. Ketidak harmonisan antara sesama teman.

Tak lama setelah beberapa bulan tepatnya tanggal 29 Mei 2006 PT.Lapindo telah membuat suatu kesalahan bahkan membuat resah banyak orang, dimana lumpur panas telah meluber dimana-mana, pepohonan, rumah, sawah, peternakan, bahkan pekerjaantelah porak poranda. Sungguh aku tak menyangka tempat kelahiranku telah sirna tanpa ada penghijauan seperti semua, kampung halamanku yang dulunya hidup, damai, tentram kini telah rata terkoyak oleh lumpur lapindo. Semua saudara, teman, tetangga meniti kehidupan baru, semuanya telah terombang-ambing kehilangan kampung halaman. 

Kini 3 tahun sudah bencana Lapindo masih belum reda, jalan demi jalan, desa demi desa, satu persatu akan sirna, kadang aku menangis  kalau teringat akan kampung halamanku. Desa yang penuh dengan kebahagiaan kini  hanya tinggal kenangan desaku yang dulunya sejahtera kini berubah menjadi sejarah sedunia. Penghijauan, kehidupan ketentraman bahkan kebahagiaan tak pernah hidup lagi dlam kampung halamanku. Semua sirna, semua rata kembali  seperti semula. Kampung halamanku kini bagaikan lautan, sepi, sunyi tanpa ada tanda-tanda kehidupan.

Selamat tinggal kampung halamanku. Kau tak akan pernah sirna, namau kana tetap menyatu dalam jiwaku. Bagaikan air yang mengalir, agaikan darah yang menetes dalam tubuhku. Namamu akan tetap teringat dilubuk hatiku.Selamat Tinggal Kampung Halamanku, Selamat Tinggal Penghijauan di Kampungku, Reno Kenongo Tetap Harum Dihatiku T_T

Sebagai Anak Bangsa Saya Bangga menjadi Seoarang Anggota PRAMUKA

5 tahun yang lalu, saat pertama kali mengenal apa itu Pramuka., ternyata Pramuka itu mengasikkan..diawali dengan melihat perkemahan di Batu tepatnya di Kebun Teh saat duduk di kelas 6 SD, memberikan gambaran bahwa pramuka itu menyenangkan dan yang dikenal saat itu adalah hanya perkemahannya saja, 1 tahun setelah itu saya kelas 1SMP dan sekolah di SMPN 6 Sidoarjo  ternyata kembali bertemu dengan Pramuka, saat itu di Sidoarjo ketika sedang berlibur, melihat keramaian anggota Pramuka yang sedang berkemah, berlomba dan tampaknya kawasan ini di selimuti oleh seragam Coklat dengan tenda-tenda yang berdiri tegak dan komando-komando yang tegas serta teriakan kekompakkan yang menggambarkan betapa tangguhnya Pramuka. Dengan bertemunya kembali membuat diri untuk mencoba ikut dalam keanggotaan pramuka, saat itu pembinanya adalah Kak Yoyok, beliau yang pertama kali mengajarkan apa itu PRAMUKA dan bagaimana seorang PRAMUKA, dari sinilah saya belajar dan mendapatkan ilmu tentang kepramukaan pertama kali, saat itu masih Penggalang (tingkatan anggota pramuka), ternyata memang benar-benar mengasyikkan..Heicking, Persami, Perjusami, Cerdas Tangkas kepramukaan mulai dicicipi..

 Dari sini mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat dan tentunya pengalaman yang tak terlupakan, saat latihan setiap hari minggu, kemah, heicking, baris berbaris, ilmu kepramukaan penggalang, cara bertahan hidup, kemandirian, jiwa nasionalisme, organisasi, kasih sayang, rasa hormat, dan banyak lainnya yang didapatkan dari sini, dan hal yang paling berkesan adalah saat pertama kali mengikuti lomba Pramuka Wide Game Rold Boden Powel dibumi perkemahan Ragunan yang mendapatkan juara 3,  lomba di SMP Sidoarjo mendapatkan juara 2,Clean Up The World di Arhanudse,.

semakin semangat untuk menggali ilmu kepramukaan. Melihat prestasi yang sebelumnya diraih oleh kakak senior, membuat diri saya dan kawan-kawan untuk bertekad kuat bersatu dan kompak mempertahankan, sedikit demi sedikit belajar dari para senior dan pelatih serta pembina, seorang pembina sekaligus pelatih yang bijaksana, tegas dan rela meluangkan waktu untuk bisa membuat kami percaya akan kemampuan diri dan tentunya selalu dalam kesederhanaan diri. Kak Deni, Kak Ade Maruli,  serta kakak yang lain mengajarkan kepada kami banyak ilmu dan membuat diri lebih memiliki bekal. Tak disangka setelah masuk di dalam keluarga besar GARUDA memberikan pengalaman yang lebih dalam PRAMUKA, dengan berbagi ilmu dan pengalaman yang sudah diperoleh, memberikan kekuatan gudep GARUDA untuk lebih membumbung di BSidoarjo. Dimuali dari anggota biasa, kemudian dilantik menjadi anggota penggalang, penggalang ramu, diterima sebagiPINRU dan PRATAMA angkatan 2001, berhasil menores prestasi dalam beberapa perlombaan di Kota Surabaya, menyabet piala bergilir Walikota, memberikan semangat kami untuk lebih gigih dan rendah diri, ketika itu sebagai hadiah dan sesuai dengan masa kenaikan tingkat, kami digeladi dan dilantik sebagai Penggalang Rakit, kebanggaan bagi diri kami anggota Pramuka Sidoarjo GARUDA angkatan 2008, sungguh pengalaman yang amat membahagiakan. Kemudian pada saat prestasi yang tetap bertahan, waktu itu GARUDA berhasil masuk ke LT IV(Lomba Tingkat 4) yang sebelumnya telah lolos seleksi dari LT I, LT IIdan LT III. ketika itu disisi sela dari jenjang kenaikkan tingkat, kami berhasil kembali mempertahankan piala bergilir di perlombaan tingkat kota, dan resmi dilantik menjadi Penggalang Terap. Kebanggaan bagi kami dengan adanya kenaikkan tingkat tersebut sebab untuk memperolehnya tidak mudah melainkan butuh waktu dan keseriusannya. saat LT IV ada penyeleksian untuk angkatan bawah, karena letingan atas sudah disibukkan dengan ujian, dari angkatan 2008 saat itu duduk di kelas 2 , jadi karena kekurangan anggota dan dalam rangka itu kami ikut seleksi dan dari seleksi tersebut yang ditarik dari angkatan 2008 <photo id="2" /> adalah Prisken Octo,Adhe Zulianda dan Saya. alhamdulillah, ternyata memberikan kesempatan bagi saya pribadi untuk mengikuti event ini, selama 1 minggu berlomba, memberikan yang terbaik tetapi kami gagal untuk lolos ke LT V di Ci Bubur Jakarta, tetapi kami cukup puas telah masuk ke LT IV. Banyak pengalaman dan prestasi yang dicicipi dari GARUDA, salah satu lagi adalah mengikuti seleksi PRAMUKA GARUDA, tetapi sayang sekali kami tidak lolos, namun demikian merupakan kebanggan bagi diri kami sendiri yang bisa mewakili GUDEP GARUDA
selain itu banyak sekali pengalaman di masa Penggalang, dari mulai suka cita, duka, sedih, cinta, perselisihan, keakraban dan banyak hal lainnya yang menjadi bekal mandiri dimasa yang akan datang.

yang menjadi pengalaman suka cita adalah ketika kami berhasil mendapatkan juara umum, ketika berhasil mengalahkan secara sportif lawan-lawan tangguh dengan sifat patriotisme dan mendapatkan penghargaan dan kenaikkan tingkat dari pembina dan pelatih kami, bersatu dalam kekompakkan, berlatih bersama, bersahabat, turun dalam masyarakat dan berjiwa sosial, saling berbagi serta mengasihi.

hal yang menjadi duka adalah ketika kami tak bisa membawa piala untuk GUDEP GARUDA, semua anggota pasti merasa sedih dan kecewa tetapi menjadi semangat kami untuk merubah dan lebih giat lagi dalam segala hal,, dan yang paling duka adalah ketiika di geladi menjadi anggota penggalang, ramu, rakit, terap, mengambil selempang, tkk, dan lainnya, tetapi kenangan yang paling teringat adalah masa masa penggeladian, sebab semua berkumpul, dengan gertakan mental tanpa fisik membuat kami lebih solid dan kuat menghadapi segala persoalan,

PRAMUKA adalah pilihan ekstra bagi saya yang paling dicintai, sebab didalamnya kiita bisa menemukan banyak hal positif yang dapat membangun jiwa kita untuk lebih baik, tak ada yang melebihi kehebatan dalam kekeluargaan di dalam PRAMUKA. khususnya dalam GUDEP GARUDA, sebab semua perjuangan telah dilakukan dan menjadi abadi dalam diri anggota masing-masing yang menoreskan 1000 kenangan yang indah dalam masa-masa penggalang ini.
setelah berkelana, dan jauh dari kehidupan penggalang, rasanya ingin kembali merasakan masa-masa penggalang..tapi karna usia tak memungkinkan,jadi kami hanya bisa memberikan apa yang kami punya untuk para penggalang tangguh yang tak mudah putus asa dan selalu bertekad kuad dalam pramuka.

Alhamdulillah saat ini kembali lagi menuju GARUDA, memulai langkah baru dengan semangat lama dan bersatu bersama-sama untuk mengenang, memberikan dan menggali ilmu kepramukaan kembali di KWARDA SIDOARJO, dan kami para alumni GARUDA bertekad untuk membangkitkan kembali semangat GARUDAyang setelah beberapa tahun ini vakum dan mulai redup tapi takkan pernah hilang dalam peredaran